100 Pelajar di Jakbar Diedukasi Cegah Tawuran
Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat, Selasa (19/5), menggelar Dialog Interaktif Pencegahan Tawuran Pelajar.Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Ali Sadikin Kantor Wali Kota Jakarta Barat ini diikuti 100 pelajar dari 10 sekolah setingkat SLTA.
"Perlu disalurkan pada kegiatan positif,'
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin membangun semangat agar mereka memikirkan masa depan yang lebih baik dengan memberikan arah pada kegiatan positif.
"Energi anak-anak muda yang sedang tumbuh kembang dan mencari jati diri perlu disalurkan pada kegiatan positif,' tukasnya.
Tekan Tawuran, Fasilitas Ring Tinju di Pasar Rebo DiresmikanSebab itu, Iin mengaku akan mengoptimalkan fungsi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang sudah dilaunching di seluruh sekolah menengah se-Jakarta Barat. Diyakininya, PIK-R yang memiliki konselor sebaya bila dimaksimalkan bisa menjadi solusi alternatif bagi remaja saat menghadapi persoalan.
"Jadi kalau mau curhat, tidak usah ke medsos, tapi curhat ke teman yang sudah dibina guru BK," imbuhnya.
Iin menegaskan bahwa pencegahan tawuran harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan semangat berbuat baik sejak sekarang.
Ia berharap, PIK-R bisa menjadi wadah yang menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di sekolah, sehingga pelajar tidak mencari tempat negatif di luar sekolah.
“Saya ingin Jakbar ada penurunan dan bahkan bisa zero pada masalah-masalah yang terkait dengan tawuran. Sayang masa depan adik-adik,” tegasnya.
Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Matondang mengatakan, pada 2025 lalu pihaknya mencatat sebanyak 60 kejadian tawuran di Jakarta Barat. Sedangkan pada tahun ini selama periode Januari hingga Maret, sudah ada 30 kejadian tawuran yang melibatkan anak usia sekolah.
Lantaran itu, Ia berharap kegiatan dialog ini bisa menghilangkan ataupun minimal mengurangi perilaku aksi kekerasan dan tawuran, khususnya di lingkungan pelajar.
"Ini jadi salah satu target kerja yang harus dituntaskan, kita harus menekan peristiwa tawuran," tandasnya.